20 August 2005

Makanan yang Membuat Tua

Makanan yang Membuat Anda Tua ...
Jakarta, Selasa
Marilah kita melihat makanan buruk, yaitu makanan yang harus dihindari sebisa mungkin.
Makanan  tersebut masuk ke dalam empat kategori:
1. Daging merah dan produk olahannya -- hamburger, cheeseburgers, daging lapis2. Daging olahan seperti hotdogs, ham, dan daging asap.3. Susu lengkap dan keju (kecuali keju rendah lemak dan yogurt)4. Makanan yang dipanggang seperti cookies, cakes, dan donat.
Makanan tersebut merupakan sumber lemak total, biasanya masuk dalam diet Amerika. Ingatlah pula, terlalu banyak lemak di dalam tubuh berarti kanker, diabetes, hipertensi, gangguan pencernaan, dan komplikasi dalam artritis, belum lagi penyakit jantung dan kolesterol dalam darah.
Salah satu faktor yang menyebabkan daging membuat Anda tua adalah cara bagaimana ia diolah atau disimpan. Cara pengolahan hotdog, misalnya, menyebabkan kanker. Daging yang dibakar juga diketahui menyebabkan kanker.
Daging yang dibakar diketahui membentuk karsinogen di dalam daging, dan pada permukaannya. Karsinogen tersebut cenderung terbentuk di duapertiga bagian luar daging.
Kategori lain makanan yang membuat Anda tua adalah makanan olahan yang telah dibungkus dan siap dikonsumsi setelah dipanaskan dahulu dengan microwave. Mereka biasanya tinggi kalori dengan sedikit serat. Mereka biasanya (tetapi tidak selalu) menghasilkan 30 persen kalori atau lebih dari bentuk lemak. Merekah hampir selalu mengandung natrium yang tinggi pula.
Akhirnya, kategori makanan yang membuat Anda tua: makanan dalam kemasan yang dilabel makanan sehat, namun membuat Anda tua dalam cara yang terselubung. Membingungkan? Memang inilah tujuan pembuat iklan.
Beberapa contohnya: Susu 2 persen mungkin diiklankan sebagai susu “rendah lemak,” dan  mungkin menghalangi kita untuk memilih susu skim, yang memang memiliki kekuatan untuk membuat kita awet muda dan lebih sehat. Daging kemasan mungkin dilabel sebagai “ayam tanpa lemak” atau “daging tanpa lemak,” namun kombinasi keseluruhannya dengan keju menghasilkan kadar lemak yang sangat tinggi. Sehingga berhati-hatilah terhadap makanan “sehat” tersebut.
Buah dan Sayuran Segar Membuat Anda Panjang Umur
  • Menurut Framingham Heart Study, mereka yang makan sedikit lemak akan hidup dua tahun lebih panjang dibandingkan mereka yang makan makanan berlemak.
Jelas makan makanan yang sehat menghasilkan hidup yang lebih panjang. Selain vitamin dan mineral, serat dan karbohidrat, terdapat substansi yang dikenal dapat membuat Anda panjang umur: fitokimiawi!
Substansi tersebut membantu untuk mencegah timbulnya kanker, dan terkandung di dalam makanan yang berasal dari tumbuhan. Sebagai hasil dari penemuan ini, masyarakat kedokteran semakin menghargai pengaruh menyehatkan yang dihasilkan dan gaya makan vegetarian. Semakin banyak dokter yang memahami kemampuan buah dan sayuran untuk memperpanjang umur dan kesehatan Anda.
Lebih dari 12 juta orang Amerika sekarang menjadi vegetarian, tetapi kelompok yang besar ini dibagi menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil berdasarkan derajat dedikasi mereka terhadap gaya makan mereka. Inilah pembagiannya.
Sebagian besar dari 12 juta orang itu masuk ke dalam kategori yang dikenal sebagai semivegetarian. Mereka tidak makan daging merah tetapi kadang-kadang makan ayam atau unggas lain, atau ikan.
Lakto-ovo-vegetarian tidak makan daging sama sekali, tidak makan unggas, tetapi makan produk hewan seperti susu dan telur, tidak seperti lakto-vegetarian yang tidak makan telur, atau vegans yang tidak makan telur dan produk susu.
Banyak kelompok yang menganggap dirinya vegetarian namun demikian kadang-kadang makan daging merah dan mencoba membatasi konsumsi mereka terhadap daging atau ikan. Inilah tampaknya kecenderungan yang terjadi pada masyarakat: makan lebih sedikit daging dan makan lebih banyak buah dan sayuran, sekurangnya pada mereka yang ingin hidup sehat dan berumur panjang.
Jinakkan Sifat Pemberang
  • Diet yang salah juga dapat membuat Anda merasa kesal dan penampilan Anda kuyu, demikian kata para peneliti di State Univerity of New York, di Stony Brook dan di Oregon Health Sciences University di Portland.
Setelah mempelajari 156 wanita dan 149 pria selama lima tahun, mereka menyimpulkan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi kebiasaan makan orang Amerika yang kaya lemak akan lebih mudah marah dibanding mereka yang telah berubah ke pola makan lebih sehat.
Mereka yang beralih ke kebiasaan makan santapan miskin lemak menunjukkan sifat tidak begitu mudah marah dan kelihatannya tidak berpeluang mengalami depresi.
Para peneliti percaya bahwa mengurangi kandungan lemak dalam makanan dan dalam aliran darah menghasilkan dampak yang baik: Makin sedikit kandungan lemak di situ, makin baik pula suasana hati Anda. Begitu?
(http://www.kompas.com/kesehatan/news/0508/02/120513.htm)

1 comment:

aku said...

Ini saya lagi nyobain fasilitas blogger yg baru, yaitu make ms word trus ntar tinggal di posting/publish. Kalo berhasil, waaaa….enak banget nih………ayooo yg pada mo nyobain, silahkan didonlod trus langsung aja di instal, abis itu bukain ms word. Disitu udah ada open post,save draft ama publish. Simple deh ya…..