07 April 2006

Indahnya Kebersamaan
& Indahnya Kejujuran

Saya punya seorang teman yg mempunyai kawan, dan kawanku itu memiliki seorang sahabat yg mempunyai seorang sohib. Untuk beberapa saat, dunia terasa begitu indah bagi mereka semua,saling tertawa dan canda adalah hal yg biasa walau jarak memisahkan. Saling mendengarkan dan bercerita adalah hal yg selalu terlalui penuh gelak dan senyum tersungging. Tapi untuk saat yg lain, timbul juga ujian dan cobaan bagi jalinan hati yg telah ada.Begitukah ????
Di dalam dunia pertemanan, bila hati ikut bersilaturahmi, wahh... alangkah indahnya rasa kerbersamaan dan kehangatanya. Mungkin kita taakkan lupa betapa tawa dan canda membekas dipelangi kehidupan kita. Kita juga merasa nyaman dan feeling secure jika bersama para sahabat kita adalah suatu tali batin yg saling memiliki simpul diujungnya.
Akan tetapi, seperti juga sifat dunia yg memang selalu berputar. Terkadang kita merasakan kebahagiaan yg teramat sangat sehingga rasa saling memiliki begitu kentara. Terkadang, sekedar senyum dan gelak takkan mungkir menimbulkan rasa kangen yg terus ada. Terkadang, hanya termenung bersama-pun sudah merupakan anugerah yg tak terkira. Atau bahkan berbagi cerita dan telinga adalah jalinan akan saling terisinya hati yg terluka. Kita memang bisa menjadi pendengar yg baik, kita juga bisa menjadi pendongeng cerita bak tatkala mata akan terpejam di peraduan malam. Asyik bukan ???
Akan tetapi ( lagi), diluar itu semua. Terkadang kita juga merasa sakit perih tatkala bencana muncul diantara pertalian. Terkadang, sangka dan praduga tak sejalan dgn jalinan yg telah ada. Terkadang, rasa kehilangan-pun menghampiri tak kuasa tertolak oleh asa. Terkadang, rasa terbuang dan tersingkir juga demikian adanya .... Uuuhhff, dunia memang ada- ada saja. Bukankah dengan ada-ada saja tsb justru membuat dunia kita semakin berwarna ???? So, jangan sampai deh jadi buta dan ngga sadar diri akan warna warni keduniaan tsb.
Mungkin benar tatkala sahabat bisa muncul dan silih berganti. Mungkin tidak salah tatkala rasa kehilangan tergantikan sambutan senyum yg baru. Tapi, diluar itu semua, bisakah kita mendapatkan sahabat dan teman kita kembali ??? Bisakah keceriaan dan kebahagiaan dari jalinan yg pernah ada akan berwarna indah lagi ???? Bisakah sesuatu yg telah terluka dan terkoyak akan utuh kembali ??? Dan yg penting, bisakah kita menjaga tenunan benang yg telah ada tsb ?? Tentu jawabnya ialah BISA. Semua tetap tergantung kpd kesadaran masing2 akan fungsi dan tujuan. Bisakah kita mendapatkan seseorang yg persis sama saat kita telah kehilanganya ??? Adakah orang-orang dimuka bumi ini berkepribadian identik ??? Adakah para individu di bumi ini mempunyai kehangatan yg sama ?? Tentu tidak, semua pasti mempunyai cara dan hal yg tersendiri. Semua pasti memiliki sesuatu yg menunjukkan identity suatu person. Dan saya yakin anda akan menjadi manusia yg sangat rugi jika melepaskan satu orang saja teman atau kawan kita dari jalinan tali yg telah ada.
Lalu, buat apa kita bersangka buruk ?? buat apa saling menyakiti ?? Buat apa saling menuduh ?? Buat apa saling mengutamakan ego masing2 kita ?? Buat apa saling ber-balik muka ??? Buat apa selalu ditanyakan aku yg benar atau kamu salah ??? bukankah masing-2 kedua hal tersebut adalah mempunyai arti yg relatif ??? Jika saja benar dan salah tsb kita genggam dengan tangan kokoh masing-2, dengan versi masing-2 dan dengan anggapanya masing-2, benarkah kita sedang dlm proses membuka diri ??? atau jangan-jangan tanpa sadar, kita malah belum membuka telinga, mata dan hati kita kpd sang kawan ???
Aaahhhh.... mengapa kita tidak mengutamakan titik temu saja ?? Mengapa kita tidak mengutamakan kehangatan yg pernah ada saja ??? Mengapa kita berpikir terlalu jauh jika keinginan bersama adalah sejujurnya ??? Mengapa kita merasa dipojokkan atau memojokkan jika kebahagiaan bersama adlh cita-2 yg bisa diraih ??? Jika memang seluruh jalan yg ada adalah ikhtiar yg optimal, yakinkan hati aja deh kalo Allah sedang mengabulkan do'a kita untuk diberikan yg terbaik dan sesuai buat kita.
Bagaimanapun juga, memutuskan tali itu adalah suatu kerugian yg teramat besar, bahkan saya ngga bisa membayangkan seberapa besar dosa yg ada dengan putusnya jalinan ukhuwah yg pernah ada. Kalau memang lagi keruh,kacaw,dan belum memungkinkan bersepakat... mbok ya 'break' dulu sebentar, istirahat, mengambil napas sesaat dan mencari ketenangan diri ,juga saling berinstropeksi diri dulu sesaat, trus merenung dan memahami masing2 adalah jalan yg mungkin bisa ditempuh. Namanya juga ujian, bila hasilnya pengen bagus kan kudu digarap dengan tenang dan cerdas, bukan asal nyentang,ngasih tanda silang, atau melingkari jawaban yg ada. Bila soalnya sulit, mungkin merenungkan dan mengingat hal-2 yg diajarkan oleh guru bbrp saat lalu adlh solusi yg bagus ( walaw mengurangi jatah sang waktu yg pentingkan ketemu jawabanya !!!). Aaawaass.... ngga boleh nyontek !!
Anda ngga ingin merasakan pahitnya kehilangan bukan ??? Toh, kita selalu mempunyai banyak pilihan selama kita hidup didunia ini. Semoga kita dikasih kelapangan hati, keterbukaan pikir dan kepekaan indera kita sehingga bisa melihat dan mengerti pilihan-pilihan yg ada. Apa sih yg ngga mungkin dialam fana ini ???

Ma'ap beribu ma'ap !!! Sepenggal kata-kata ini memang dengan sengaja saya dedikasikan untuk teman yg mempunyai kawan dan kawanya itu mempunyai sahabat, yg kayaknya sedang pada kacaw dan menuju kulminasi perang dingin !!!! Semoga apa yg ada diantara mereka terbuka jalan dan solusi yg melegakan dan penuh keikhlasan, juga ridho dan berkah-Nya.Aminn...!!! Yg bisa mencari titik temu tentu dari hati kalian sendiri, bukan orang lain yg diluar sang lingkaran yg hanya menjadi supporter atau grup cheerleader semata. Yg tahu secara detil dan lengkap bagaimana jalan-nya proses silaturahmi kan anda-anda sendiri !!!! Jangan sampe deh terjadi seseorang yg turut mencampuri privacy kalian-kalian ini yg notabene orang luar ( yg berkemungkinan besar malah memperkeruh suasana ** mode ON** ). Just remember, ngga boleh ada pemaksaan kehendak baik secara halus maupun nyata !!! Juga ngga ada manipulasi kata dan peristiwa palagi permainan fakta, pokoknya apa adanya aja dehhhh.. ntar asik kok !!!! ..... I'm waiting !!! Sssllrrrpp ...!! aaahhhh..... !! ( masih dgn segelas kopi hadiah dari peron stasiun Gubeng jurusan ke Bali )....cut..cut... expresinya mmmaannnnaa.... ???? oke, yaps..... action !!! Episode Lima, Adegan satu Frame 15 ........

05 April 2006

Sejumputku Ingin bersinggah


Mengapa pelangi itu
--- selalu indah dipandang ???
Mengapa matahari terbit
--- selalu se-syahdu saat tenggelamnya ???
Mengapa menimba di sumur
--- selalu penuh keharusan berlaku ???
Mengapa tawa nak-kanak
--- selalu membungakan hati yg diam ???
Mengapa nada jengkerik dan tawa sang katak
-- selalu menuansakan kangen dimalam pekat ???
Mengapa indah kicau mahluk penerbang itu
-- selalu hidangan lezat bagi telinga yg bergendang ???
Mengapa senyum dikau
--- selalu meneduhkan jiwa yg berusaha tuk selalu tenang ???

Aku senang,
Akupun turut berbahagia,
Aku juga berseri-seri,
Saat aku msh bisa bertanya demikian,
-- dgn keikhlasan yg kucoba seadanya.
Toh,Aku jg ingin bersinar,
seindah bintang dikelam malam,
dan seterang mentari menyongsong pagi,
entah tuk siapa,dan entah untuk apa
Sungguh kuingin peduli,

Biarkanlah saja semua itu terjadi,
Relakanlah saja demikian itu sewajarnya,
Aku hanya ingin tahu,
juga mencoba tuk mengerti,
dimanakah ada akan aku sebuah persinggahan ??
akan berlabuhnya janji yg tak kan terbuai ucap ???
akan berhentinya hati yg ter-engah akan amanah ???
akan sejuknya pelukan hangat buaian ramah abadi ???
Aku tahu,
semua itu masih dalam genggaman tangan,
yg tentu mungil dan lemah,
yg mencoba tuk erat tapi terlalu asa,
hanya mata penuh harap
dlm usaha penuh coba dan goda
dlm goncang penuh tanda tanya ...

Sungguh, kumasih selalu saja heran,
kapankah rindu ini akan bermuara ???
kapankah waktu indahnya percakapan tiba ???
kapankah wajah ini bertatap penuh binar dgn-Mu ???

Oooohhh.... sekarang aku tahu,
sebab hanya KAU yg tahu,
sebab hanya KAU yg berhak,
sebab hanya KAU yg bisa,
tuk semua kan terjadi
tuk tahu dan men-tibakan sang waktu,
sehingga angan kan terengkuh
entah dlm keindahan
atau hanya dlm kengerian kehampaan.

(foen's @suatu siang yg meradang. )


Ternyata hidup ini sulit yah ??? tentu bagi yg merasa sulit. Hidup juga bisa terasa mudah, tentu bagi yg diberi kemudahan. Tapi saya hanya bisa berharap, semua kesulitan dan kemudahan selalu diberi jalan agar selalu beriringan dan dengan manisnya berdampingan di hidup kita. Dan semoga pula, kita diberi keikhlasan,kelapangan dan kesadaran menjalaninya, Amin !!!! Kenapa begitu ??? karena .. eh,karena....
Berapa banyakkah orang yg menjalani hidup hanya sekedarnya saja ???? Berapa pula yg menjalaninya dengan tanpa kesadaran akan kehidupan dia sendiri ??? Berapa orang yg menjalani hidup tanpa makna ???? Berapa juga yg bisa menerima hidup penuh ketidak adilan yg menimpanya ???

Saya salut , sama orang yg bisa makan dengan penuh canda tawa berbekal sebungkus nasi yg entah esok hari masih bisa menikmatinya apa engga. Saya juga iri sama orang yg bisa tersenyum dgn ikhlas tatkala menerima cacimaki dan ringan tangan para majikanya. Dan kalu boleh, saya jelous banget sama indahnya tatapan seorang Ibu ketika melihat canda tawa buah hatinya. Saya juga kagum, sama seorang Bapak tukang becak yg bepeluh keringat seharian untuk menyuapi 6 anggota keluarganya dirumah. Saya juga merasa diri ini kecil melihat seorang nenek berjuang memilah sampah demi cucunya yg berharap sekolahpun tidak. Mungkin, mereka memang sedang memenuhi takdirnya yg telah Allah SWT berikan, tapi tahukah kita bahwa mereka juga sedang menguji kelembutan hati kita ??? sedang mengetes kekayaan hati kita ??? juga sedang berbagi kebahagiaan yg sederhana dengan hati kita yg lebih sering tertutup daripada lapangnya ???? Tahukah anda bahwa dg kehadiran mereka, hati dan jiwa anda sedang dipanggil oleh-Nya ???? Sudikah sekedar menoleh dan 'sedikit' merasakan apa yg mereka rasakan shg anda tahu bagaimana indahnya kebahagiaan sederhana mereka ??? ataukah anda justru terlarut tak mau lepas dengan keindahan dan kebahagiaan versi kepunyaan anda sendiri ???
Dan akhirnya ,saya sadar bahwa kebahagiaan itu selalu saja ada dihati, tak peduli dia kaya,berkuasa, menjabat setinggi apapun bahkan bergelimang apapun yg dia punya. Kebahagiaan ngga usah dicari karena semua telah ada di diri masing-masing. Kebahagiaan selalu saja datang dikala kita bisa menerima keindahan duka dan penuh keikhlasan berusaha tuk tegar mengingat sesama. Saya juga mencoba mengerti tuk lebih bisa menggali kebahagiaan dengan hal-hal sepele yg penuh kesederhanaan. Kebahagiaan yg sebenarnya ialah hanya muncul dikala hati dan pikiran kita berbunga-bunga, entah jenis bunga apapun yg bersemi dan keadaan apapun yg sedang terjadi. Bisakah ??? hhmm....
Bisakah saya berbahagia dengan hal kecil yg saya miliki ??? Bisakah saya berbahagia dengan kekurangan yg menempel di diri ini ??? Bisakah saya berbahagia dgn kelemahan yg ada ??? Bisakah sekitar saya berbahagia dengan ada-ku ??
Dan yg terakhir dan butuh bukti, bisakah saya membagi kebahagiaan saya kpd orang lain dgn ikhlas dan sepenuh hati ???baik kpd org yg saya pandang sebelah mata maupun yg sepenuh mata saya ??? baik kpd org yg saya kenal maupun yg tidk saya tahu ??? Dan bisakah kebahagiaan saya benar2 meresap dilingkungan sekitar saya ??

^_^ Semoga senyum yg tersimpul ini selalu bisa menjadikan awal bagi semua keinginan sederhana tadi. Aminn !!!! dan dari semua itu, yg terpenting ialah saya lega .... ..... karena mengingatkan diri sendiri itu selalu lebih susah drpd mengingatkan dan menunjukkan kesalahan orang lain. Dengan demikian, Saya juga tahu bahwa saya masih payah dlm hidup, masih kekanak-kanakan memaknai gurat perjalanan, masih belum panjang pikir saat hati meronta penuh keinginan, masih dangkal saat buai angan merengkuh akal, masih penuh kebingungan saat ada gejolak kehidupan terhidang didepan mata, masih resah tatkala malam terlewati tanpa asa, .... dan masih-masih yg lainya yg intinya adlah saya masih manusia lemah !!!!

03 April 2006

Menjadi manusia biasa


Bolehkan saya berkeinginan demikian ??? Saya bener- bener ngga ingin jadi sesuatu yg menarik perhatian orang, ngga pengen menjadi de famous star, ngga pengen dikejar-kejar orang palagi anjing !! ngga pengen dimintai tanda tangan, ngga pengen dikerubutin cewe- cewe cakep, palagi yg engga. Bagi saya, kayaknya sih sungguh repot menjadi orang yg diketahui banyak orang dan banyak orang tahu tentang saya, belum lagi gosip yg tersedia setiap saat, uuhhmmmmm ...... apa enaknya ya ??? Saya pengen bisa beli bakso dipinggir jalan dengan tenang, bisa jogging di minggu pagi tanpa banyak pengikut dan wartawan, bisa beli sabun mandi diwarung sebelah tanpa banyak cingcong, dsb. ( mumpung belum !! hehhe.. who knows ??? )Belum lagi tanggung jawab moral sbg publik figur... ck.. ck.. ck....


Kalau boleh memilih, saya memilih kamu aja deh.... hehhehe... just kidding !!! Bener lhoh... suerrrr...... andaikan saja saya menjadi orang yg sangat biasa,saya pikir saya akan bahagia dengan itu. Maksud saya sih biasanya ialah biasa memberi, biasa menolong, biasa berbuat tanpa pamrih, biasa berpikir jernih, biasa menuruti hati yg bernurani, biasa mengingatkan org lain, biasa tilawah 3x sehari, biasa nonton kuliah subuh tanpa ngantuk, biasa qiyamul lail tanpa dibangunin weker, biasa ngasih oleh2 kalo pas mudik, biasa '+' thinking sama siapapun, hanya sayang seribu sayang, saya masih punya banyak keterbatasan untuk menjadi manusia biasa seperti definisi saya tsb, tapi mungkin keterbatasan itulah salah satu karunia-Nya yg sebenernya patut saya tahu dan sadari. Bukankah dengan keterbatasan yg ada justru kita menjadi manusia yg saling membutuhkan ??? Itu pulakah yg menjadikan kewajiban kita sbg mahluk sosial ???So, apa salahnya mejadi manusia biasa drpd menjadi bintang terkenal yg sungguh repot itu ??? Sadarlah wahai saya bahwa menjadi manusia biasa itu indah, dan keindahan itu hanya bisa didapat dengan kesederhanan tentang segalanya, Aminnnn ..... !!! Saya memang bercita-cita menjadi manusia utama, tapi hanya dihadapan-Nya saja, bukan diantara para manusia belaka. Sungguh sesuatu yg membutuhkan kesungguhan, and it's so hard enough !!! Ngga tau deh .... !!!! Optimis sama cita-cita sih boleh, tapi lebih asik lagi optimis sama usaha/ikhtiar..... glekh!! glekh!! ....ssllrrrppp !!!!


Semoga segelas teh hangat tanpa gula di pagi ini bisa menjadikan awal bagi sarana yg penuh kenikmatan dan keberkahan buat sepanjang hari nanti.Semoga pula saya dan anda semua menjadi manusia yg utuh tanpa mengurangi hak manusia lain maupun terlalu berlebihan dgn jatah hak orang lain pula. Aminnn !!!!( lagi)

31 March 2006

Oleh-2nyuuaaa ......

wahhh..... kok pada nagih oleh2 sih ?? emang kapan pesen-nyuaaaa ??? hayyooo .... payah nihhh.....but okelah, ini ada oleh2 seadanya berupa pict dari mudik kemaren. Pict ini dijepret dgn kamera saku Zyrex yg speknya ngga jelas ( krn saking ngga ngertinya daku ). Sebagai obyek adalah my lit.sist is de most beautiful girl ( soalna ceweknya sebiji doank !! laenya cowok semuwah ). Marilah kita nikmati bersama !!!


Sist di depan Borobudur


Yang diatas ituh salah satu STUPA di Borobudur


Wuiddiihhh... gayanya Bo !!!


ssuuiit... ssuuiitt... ceweee... godain kita dunks!!


Pasar sagala aya ... ayo yg murah...sayang anak, istri dan tetangga!!


Ini Toni lagi mo ngebersihin kuda... hehhhe....!!


Sabar yo nduk... antri...antri !!!


Me & Sist, lagi nongkrong di pujasera blk Pegadaian ...!!


Demikianlah .... semoga apa yg ada berkenan dihati. Silahkan hubungi Telp (0303030) nolganolganolganol untuk komplain customer dan pemasang iklan.... hehhe ....

Nb. Sebenernya tidak ada orang yg bodoh di dunia ini. Yang ada ialah orang yg lebih dulu tahu dan yg belum tahu plus orang yg malas !!!!!

28 March 2006

Abis PulKamp

Image hosting by Photobucket
Hasilnya Mudik ..ugh...capek bgt !!!

Alhamdulillah, selama mudik kemaren sih acaranya lancar banget, puas deh lho !!! Acara pernikahan-nya sepupu juga oke, trus bersih- bersih ama kerja bakti baik sebelum dan sesudah resepsi juga oke... walopun badan dan tulang remuk redam hikss. ..maklum para 'org muda'nya cuman bbrp gelintir. Walopun ada bbrp insiden yg amat sangat memalukan, toh semua masih bisa dikatakan wajar- wajar saja. Namanya juga manusia sih.... ( nyari alesan yg sipp ! ). Para insiden yg sempet terekam dg baik di otak ialah :
  1. Pas lagi capek-capeknya menaiki dan turunkan barang di mobil pick up, aku lihat ada sebotol minuman berkarbonasi yg cukup menggiurkan. Botol itu nyelip di rantang dan baki makanan. So, dengan lahap dan penuh hasrat 'kehausan' , aku tenggak tuh botol. Wuuuiiihh..... payahhhh !!! ..aappees..... ternyata cairan berwarna biru di botol itu adalah 'spiritus' yg bikin mulut langsung 'mak...nyyeess....". Kurang asem tenan !!!! yg laen malah pada terlongong bengong kemudian pada ngakak, sebel ngga sih ???( sedih deh aku ! ) Untungnya sih masih di mulut doang, belom sempet ketelan, tapi ya gituh... sampe sekarang efeknya tuh lidah ngga bisa ngerasain makanan lezat.... bahkan tak cobain nyeplus cabe ijo yg pedes-pun masih belom kerasa..... lhah, mo gimana lagi ???? tak kirain ada fanta berwarna biru jeeehhhh...... ada yg punya resep tradisionil ???
  2. Hari minggu-nya , mobil punya pengantin tak bawa jalan- jalan ke Malioboro.Lhah si pengantin kan pasti capek dan ngga bakalan kemana-mana, ngga ada salahnya kan tuh mobil aku embat ????wehhheehhee ..... ( Sorry ya Rho, aku kan cuman meng-iming-iming dirimu ......hahhhahhaa ... ). Berhubung bert-type Jeep, aku sih cuek aja..... yg ngga bisa diem malah yg di jok belakang..... wahhhaahhhaa..... tiap lewat jalan keriting tuh badan kerasa kesetrum ( saking kerasnya shockbeker ! ). Tapi ngga opo-opo deh.... yg penting kan sempet jjs plus keliling Jokja...... weekkss...... ( aaahhh..... Jokja memang selalu bikin kangen ! ).
  3. Pas jjs di Malioboro ituh, kita penghuni mubil janjian mo kumpul buat balik ke Magelang jam 3.15WWIB. So, setelah datang beberapa ekor... ternyata msh kurang seorang. Kita semua akhirnya pada nyariin, khawatir sih kalo ada apa- apa. Nah, pas aku beli sendal cepit ... dia malah cengar cengir tanpa dosa nanyain "eh, tuku opo ???? ". GGGgggrrrrrr ...... !!! selidik punya selidik, ternyata jam tangan dia mati dan selalu nunjuikin ke angka 02.30 WWIB terus. ck.... ck..... ck..... dasar jam tangan jaman sekarang !!!!.............dst.
Ma'ap banged buat yg nitip oleh- oleh. Berhubung keterbatasan waktu dan memang aku orgnya pelupa..... so banyak yg ngga tercover. InsyaAllah bulan depan mo balik lagi.... mo kangen-kangenan lagi ma Emak, hehhehee ..... jadi masih ada kesempatan buat yg mo nitip oleh- oleh, asalkan sangune yyyaaaa ........

Renungan hari ini :
Nampak indah-tidaknya sesuatu, toh selalu saja kembali kepada olah 'rasa' di hati dan pikiran kita. Jika diri sedang tenang , kayaknya semuanya bakalan baik- baik saja dan bikin ceria tentunya. Dengan menjadi tenang, bukankah otomatis segala wawasan, segala pemikiran, segala sudut pandang, segala perasaan juga segala indera kita akan bekerja dengan baik ???? Bahkan hal- hal yg terlupa atau alpa sekalipun seakan-akan muncul begitu saja di depan mata. Ooowwhh.... Alangkah indahnya jika kebahagiaan kita selalu diiringi dengan ketenangan batin dan pikiran. Bukankah kebahagiaan yg terkendali selalu lebih sejuk daripada kebahagiaan yg meluap-luap dan penuh pelampiasan ??? Sebab, bukan tidak mungkin kebahagiaan yg kita rasakan adalah derita bagi org lain. Ketenangan apa sajakah yg kita butuhkan ??? Setahu saya, ketenangan itu ada dua macem, yaitu ketenangan fisik dan non fisik. Ketenangan fisik, termasuk otak kita akan menghasilkan kebaikan kerja bagi anggota dan organ tubuh kita secara maksimal, termasuk puula penyerapan gizi dan oksigen di dalam darah. Ketenangan fisik ini bisa mudah didapat dengan asupan gizi yg baik dan pernapasan yg baik pula. Dengan pernapasan yg baik, tubuh kita ngga bakalan kekurangan oksigen sekaligus menambah daya tahan tubuh.Bukankah bahan bakar tubuh kita cuman dua itu ??? Sedangkan untuk ketenangan non fisik sih InsyaAllah bisa didapat dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Sebenernya ada panduan mudah agar keduanya bisa didapat dalam satu kegiatan saja, yaitu dengan 'berzikir'. Dalam zikir, ada kegiatan fisik yg disatukan dengan hati, kerna jika tidak demikian, wakkss... bukan berdzikir dunks namanya ??? Jadi dzikir itu kan bukan hanya merapal mantra dan berhewes-hewes saja, tetapi lebih spesifik ke alam multidimensi. Waahhh.... kayaknya keren deh !!!! Ngopi dulu ahhh ...... mumpung ada yg mbawain dgn gratisss....... !!!!! hehhhehe ......
Nb. Makasih banyak yah atas do'anya sehingga bisa dengan selamat kembali ke habitat ini, semoga do'a yg terucap menambah keikhlasan dan kebaikan yg tersirat namun mencuat , Amin !!! .

23 March 2006

Berdua ber-cermin

Tadi sore, aku dikasih dongeng yg MasyaAllah, sangat bagus banget buat nambah pengalaman dan pelajaranku besoknya. Beliau ini seorang Bp, cerita tentang hidup berkeluarga ditinjau dari sisi perasaan dan psikologisnya. Ternyata yg namanya pacaran dan dunia ber-rumah tangga itu bagaikan ..... apa yah ?? mirip sih dg mo makan satu biji buah. Pokoknya, serasa dunia lain dan atmosfer yg berbeda banget. Jadi ibaratnya, yg namanya pacaran itu baru tahap melihat-lihat, milih-milih, itu belum sampai menyentuh apalagi mengupas dan proses seterusnya. Waahh... ternyata pacaran itu dangkal banget yah ?? Kalo ga percaya.... saya sendiri ngga ngerti ...sih... hhmm... jadi bingung .... mungkin bertanya pd org yg pernah ngalamin dua-duanya akan lebih bijak yah .....
Menurut beliau, dlm berumah tangga itu paling enak kalo menyadari bahwa masing2 itu sama2 sadar dan belajar, terutama kudu ada yg mengalah walaupun itu makan ati, tapi semua tetap bisa diselesaikan dengan komunikasi yg kudu dan harus diusahakan jangan berlarut-larut atau dipendam.... implementasinya begini :

Bpk ini punya rumah yg jauh dari kantor, kira-kira perjalanan make spd motor itu satu jam lah kurang lebihnya ( jadi sekitar 30km-an di jalur padet ) . nah... pada suatu hari itu, kebetulan di kantor tadi ada rapat yg membikin Bp tadi pusing tujuh keliling, mana target belom pada terlampaui, mana atasan marah-marah, belum lagi ada perdebatan yg mengandung emosional sama teman sekantor dan tentu bikin muntab di kepala. Kebetulan selama rapat itu semua alat komunikasi kudu dimatiin, WAJIB tuh !!!
Setelah agak malam, beliau ini pulang dengan badan yg tentu aja loyo gitu. Dan ,tak lupa ... ternyata selama perjalanan hampir ada aja yg nyenggol dan bikin ngerem mendadak karena spd mtr lain banyak yg ngawur....plus sempet nambal ban karena bocor. Bisa kebayang kan betapa capek, lelah dan sengsaranya kondisi si Bp itu ??? Bisa kebayang juga kan kalo si Bp tadi pengen cepet2 pulang kerumah, dipijit sang istri dan disediain teh hangat spt biasanya. Wesss... pookoke nyaman lah yaw .....
Tapi apa dinyana, begitu sampek rumah, si istri 'amat sangat' cemberut, belum lagi kalo diajak basa basi, wuihh kecut banget dahhh, dan tentu saja suassana rumah jadi kacaw dan ngga enak gituh .....si istri ngirain yg enggak2, si Bp tadi yaaa otomatis kepancing juga emosinya. Maklum kaann ??? karena ternyata harapan tak sesuai kenyataan. Tapi beruntunglah si Bp tadi, belum sempet marahnya keluar, beliau segera tersadar...... sempat terbetik 'sesuatu' yg membuat dia ingat hakekat hidup berumah tangga. Dengan 'ego' seorang lelaki yg diruntuhkanya.... ternyata beliau justu membujuk- mbujuk dan ngemong sang istri, justru bicara dengan lemah lembut dan berusaha memberi pengertian ( walopun sebenernya dongkol juga dihati ) mosok sih mau minum segelas teh hangat aja kudu kayak meminta-minta sama istri, toh mbuat sendiri apa susahnya ??? Tapi ternyata bukan teh-nya yg jadi pemikiran beliau, bukan pula karena kemanjaan dia pd sang istri, akan tetapi justru lebih berat kpd 'komunikasi'. Bukankah memberikan teh hangat dan senyum manis menyapa dikala suami datang adalah termasuk juga bentuk komunikasi yg mesra ??? Dia lebih berat kpd kemesraan komunikasi itu ternyata, trus tentu aja dia ngga rela kalo komunikasi itu ngga beres, dan tentu ngga seperti biasanya, dan berarti pula sedang tidak baik-baik saja. Waahhh... salut juga deh ama beliau ini ..... lebih memilih ngerayu sang istri padahal dia berposisi kuat untuk berdebat, dan lebih memilih langsung menyelesaikanya darpd nunggu keesokan paginya .( dia ini pasangan muda lho !! )

OOOooohh.... ternyata hidup berpasangan itu kudu dan wajib ada yg mengalah salah satu ..... karena dlm berumah tangga itu sebenarnya ada dua 'budaya', dua pemikiran, dua sifat, dua hati bahkan dua ego yg dibawa masing2 sebelumnya. Syukurlah kalo bisa dua-duanya sama-sama mengalah dan sadar. Bagaimanakah menyatukan itu semua sampai pada titik kesadaran persatuan dan kesatuan pandangan dan tujuan hidup ???? Entahlah.... kan aku jg blom mengalaminya. Yg pasti, ada satu hal lagi penambah item peng-ogah pacaran, yaitu terbukti dunianya org pacaran dan dunianya org berkeluarga itu sejauh planet pluto dan merkurius ..... ma'ap,kesimpulan ini ada krn alam sekitarlah yg memberi.
Walau pengalaman satu org dengn org lain-nya adalah berbeda-beda... tetap ngga ada salahnya menambah khasanah dan wacana bagi kita sendiri sehingga dengan banyaknya wawasan yg ada, mungkin kita lebih enjoy menghadapi hal-hal yg tak terduga maupun yg melenceng dari perkiraan.
Bila dlm berumah tangga ada ketidak sepahaman,atau kita sulit memberi pengertian kpd pasangan kita, sebenernya sih ada solusi gampang memberikan doktrinasi kpd pasangan kita, yaitu lewat perantara para sahabat pasangan kita. Bagaimanapun juga, faktor lingkungan yg bisa diterima pasangan kita, termasuk orang2nya ,apalagi yg sudah ada kedekatan hati, itu merupakan suatu faktor yg vital bagi perubahan persepsi dan pemikiran. Contoh lagi yah.... sperti Bp yg tadi itu, bbrp waktu yg lalu beliau pusing tujuh dan 12 keliling buat mo beli rumah. Setelah kesana kemari, bahkan melalui jangka waktu yg lumayan lama, setelah diajukan bbrp alternatip pilihan, ternyata si istri selalu saja tidak cocok dan yg inilah... yg itulah... ngga ginilah, ngga gitulah..... dsb. Tanpa sadar, si Bp ini sambat ke temenku pula. Akhirnya pas ada acara ketemuan, istriya temenku yg disambati itu nyeletuk " Dek, suamimu itu udah kerja bantingtulang, kamu sendiri udah tau betapa sengsaranya kerja, belum lagi yg nyicil juga toh tetep suamimu yg tentunya itu nambah beban keluarga juga besok2nya .... " ( Istrinya Bp ini memang sohib dekat sama istrinya temenku yg disambati krn dia kaka kelasnya dulu ).
Hasilnya sungguh suatu keajaiban, si istrinya Bp ini ngomong " Mas, sekarang .... terserah mas aja deh mo pengen rumah yg kayak apa.... aku ngga keberatan kok " wwwaadduuww ..... tuh kan terbukti ??

Ada juga pengalaman, pas mudik tuh rambut kan emang sengaja gondrong .... nah, pas dirumah juga ga masalah, baik baik aja. Tapi keesokan harinya, setelah tetangga kanan kiri pada ngomong kalo anaknya ituh pas gondrong gini jadi kayak orang urakan lah, ndugal lah, kayak org brengsek lah, dsb. Tanpa diduga, sore harinya diomelin kudu potong rambut dengan rapi. ck ... ck.. ck... oohhh lingkungan !!!

Berarti, intinya ialah kita kudu mencari lingkungan yg kondusif bagi keluarga, juga di dalam keluarga itu sendiri plus di keluarga besarnya masing-masing. Bahkan, kita juga kudu menyadari dan berusaha turut membentuk lingkungan sekitar kita agar nyaman dan selalu memberikan pengarahan dan bimbingan yg baik bagi keluarga kita,diri sendiri, dan org lain. Aminnnn !!!



Jadi inget, rencana besok mo mudik ke kampung ,so sementara off dulu dari dunia onlen. Alhamdulillah setelah terpendam dan tertunda sekian lama, semoga akan tercapai pula 'kangen' ini. MMMmmaaaaaakkkkk ...... I'm Comiiingggg !!!!! ( yg mo nagih oleh2 jangan lupa tak tunggu transfer rekening yaaa !!! ) plus minta do'a biar bisa selamat dan berkah disepanjang perjalanan besok hingga balik lagi ke Surabaya. Thx !!!



Red : sambat = keluh kesah. disambati = dicurhatin

21 March 2006

Dengan hati saja


Pernahkah sobat semua menimbang dan memikirkan terlebih dahulu segala apa yg dilakukan ??? sudahkah kita menyaring segala tindakan kita sebelum melakukan ?? Ehm, maksudku sih bukan ttg apa tindakan yg dikerjakan, tetapi tentang apa yg 'AKAN' kita lakukan ??? Bahkan juga semua tindakan kita sehari- hari dan termasuk pula segala tindakan yg reflek karena kita lakukan dengan rutin. Contoh kecil ialah : makan, minum, bahkan tolah-toleh ??? Mungkin ribet banget yah kalo segalanya dipikirkan terlebih dahulu. But, ada satu cara dimana ngga perlu ber-ruwet-ruwet ria gituh, yaitu biarlah apa yg kita lakukan dibimbing sama hati dan nurani aja.Cara ini kayaknya ampuh banget, terutama disaat-saat darurat dimana sang 'pikiran' belom sempet berpikir, eh, si hati sudah bisa nentuin apa yg baik,yg pantas dan yg engga buat kita lakukan. Pernah ngga kayak gitu ??? atau pengen ngga sih bisa seperti itu ??? Masalahnya ialah adakah kita masing2 mempunyai kemampuan untuk mendengarkan hati kita sendiri ??? ( Dlm keseharian,Hal ini mungkin ngga akan bisa 'kecuali' udah terbiasa )jadi sudahkah setiap tindakan kita itu lahir dari kolaborasi olah pikir dan terutama hati kita ??? atau jangan2 cuman nurutin nafsu aja ?? ( Misal: menurutkan kepnginan saja tanpa urgensi satupun, just for fun !!! hidup memang untuk dinikmati,tapi lebih baik menikmati perjuangan hidup drpd sekedar menikmati kenikmatan itu sendiri, gimana ??? )


Apakah dikarenakan itu rutin dan biasa-biasa saja sehingga kita lupa atau tidak memikirkan terlebih dahulu ??? Padahal bila kita pengen sekecil apapun tindakan kita bisa
sukses dan mempunyai suatu nilai,secara tuntunan sih sebelum kita berbuat sesuatu, kita udah diajarin buat berdo'a, bahkan segala do'a untuk segala aktifitas-pun sudah disediakan. Atau, jangan- jangan kita sudah lupa arti penting do'a bagi kehidupan sehari-hari ???? dan juga masak iya sih kita khusyu' berdoa hanya saat kita 'butuh' saja
??? saat kita pengen serius saja ??? saat kita 'mellow' saja ??? atau, saat kita ada kepenginan/hajat saja ??? termasuk pula hajat buat dapet pahala ..... !!!!! Kayaknya sisi sang ego memang susah ditaklukan, padahal yg namanya berkah Allah ada dimana-mana sehingga kita punya berjuta-juta pilihan didunia ini.So, kebutaan dan kebuntuan apakah sehingga seseorang sering merasa putus asa dan ngga bisa berpikir jernih lagi ??? Dan hal mana lagikah yg kurang sehingga seseorang itu hanya hidup di'dunia'nya sendiri pdhl banyak sekali alam dan dunia lain tersedia ????

Jadi kesimpulanya ialah bagaimana hati dan pikiran kita bisa sinkron setiap saat, gitu yah ??? Tentunya disisi si hati kudu punya kepekaan yg tinggi, terhadap apaun juga dan kemudian dikendalikan oleh sang otak yg menentukan tindakan kita. Jangan peka-nya doang diutamain, ntar jadi org yg sensitip thd segalanya lhoh !!! Dan aku yakin org yg sensitip itu hidupnya bakalan susah secara mental ,itu kalo dia ngga bisa ngaturnya.

Mangkanya, punyai hati ituh dijaga baik2, jangan kau nodai dan jangan kau lukai, apalagi oleh sekedar urusan duniawi yg memang serba gak pasti. Biar hati senantiasa bersih, tipsnya sih gampang .... yaitu pedekate ama Yg diAtas secara konsisten,nurut ajah sama petunjukNya, dan pergunakan seluruh tindakan itu berdasarkan pertanyaan " kalo aku gini.... kalo aku gitu... Allah akan ridho apa ngga yah ?? " Sebab, hati yg terasah dan cerdas hanyalah hati yg bener-bener bernurani sesuai fitrahnya manusia yg sebenernya selalu cenderung kpd kebaikan, trus yg bagaimanakah itu ?? tentu saja sang hati yg memang sudah seharusnya akrab dan bersenandung ria dengan sang pemberi ilham kpd si hati, yaitu Allah SWT.


Kalo hati kita udah tenang, udah cool, udah adem, itu belom bisa dijadikan jaminan,sebab menjaga itu selalu lebih susah. Dan menjaga kebersihan hati lebih
susah lagi. Maklumlah, yg namanya cobaan dan godaan itu sungguh aduhai sekali.Segala yg ada kan bisa menjadi godaan .... coba deh ... dalam seperempat hari saja kita pikirkan apakah setiap tindakan yg kita lakukan sudah berdasarkan kpdNya ??? Dlm waktu itu, banyak mana mudharat ama manfaat yg bisa diambil ??? Contoh kecil : Hari minggu adlh hari males, dan biasanya hari ranjang sedunia. Istirahat sih emang perlu, tapi kalo kondisi kita saat itu fit dan kita masih bermalas-malasan juga, jangan-jangan kebiasaan itu berefek ke segala kehidupan kita nantinya,termasuk secara mental spiritual kita. Mbok ya tilawah atao baca2 ,lbh baik lagi bersih2 rumah/kamar, cuci2 baju ( wwhhooyy....aku nitiiiiipp....!!! ),belajar sesuatu atau sekedar ndengerin info radio / tipi yg 'bermanfaat', bikin tulisan juga boleh...hehhehe..... Hal2 tadi adlh dari sisi manfaat sehari-hari bagi diri kita, ada sih yg lebih baik lagi , yaitu bagaimana caranya wktu luang kita bisa berguna bagi kepentingan dan kebaikan Agama,kebaikan umat, kebaikan keluarga terutama bagi perjuanagn dijalan-Nya ??? Jadi selain waktu luang itu bermanfaat, juga bernilai tinggi dihadapan-Nya.Entah itu lewat sosialisasi, media dakwah, internet, organisasi, dsb, aku yakin banyak celah yg bisa dimanfaatkan,termasuk pula saat nongkrong atau kongkow bareng temen- temen. Jadi jangan sampai tanpa kita sadari, hal2 yg kudunya dijauhin malahan melekat erat di diri kita. Dan alangkah indahnya jika kegiatan tadi bisa kita lakukan tanpa beban, kalo bisa sih justru kita asik-asik dan enjoy aja. Yaaa.... kayak kita ngelakuin hobi kita lah.....

Yg pasti sih, selama kita melkukan segalanya dengan nurani, bepikir dengan kesederhanaan dan kecerdasan hati, juga atas pertimbangan ttg ridho_Nya, wwaahhhh ..... kayaknya semuanya bakalan baik2 saja deh. Kalopun saat itu kita sedang diuji, aku yakin sebenernya jawabanya udah ada didepan mata, tinggal bisa nggaknya hati kita membaca petunjukNya.

HHuuuaahhh ...... kok jadi susah gini sih ????...zzzZZZzzz.... ups, org ngelindur jangan digubris !!!!




Nb. Thx 4 everything buat yg udah ngasih support semangat dan sukses juga ya buat kalian semuwa.... mmuuaacchhh .... semoga mendapat balasan yg setimpal, dua timpal, tiga timpal, wess pokoknya 'lebih' lah yaw.....tentu saja dari Allah SWT.Amin !!!!

18 March 2006

Ooohhh, SUTET nasibmu kini !!

Sistem interkoneksi dan transmisi tersebut sering pula dinamakan dengan sistem Saluran Udara Tegangan (Ekstra) Tinggi yang sering disingkat dengan SUTET. Menurut webnya elektronika Indonesia dijelaskan sbb :
Apakah Radiasi Tegangan Tinggi itu?

Masalah radiasi tegangan tinggi sebenamya sudah sejak lama dipikirkan oleh para ahli, paling tidak semenjak James Clark Maxwell mengumumkan teorinya tentang :A dynamic theory of the electromagnetic field, suatu teori revolusioner tentang pergeseran arus yang diramalkan dapat menimbulkan gelombang elektromagnet yang merambat dengan kecepatan cahaya. Pada waktu teori tersebut diumumkan (tahun 1865) Maxwell belum menyebutnya sebagai suatu radiasi seperti yang kita kenal saat ini. Secara teoritis elektron yang membawa arus listrik pada jaringan tegangan tinggi akan bergerak lebih cepat bila perbedaan tegangannya makin tinggi. Elektron yang membawa arus listrik pada jaringan interkoneksi dan juga pada jaringan transmisi, akan menyebabkan timbulnya medan magnet maupun medan listrik. Elektron bebas yang terdapat dalam udara di sekitar jaringan tegangan tinggi, akan terpengaruh oleh adanya medan magnet dan medan listrik, sehingga gerakannya akan makin cepat dan hal ini dapat menyebabkan timbulnya ionisasi di udara. Ionisasi dapat terjadi karena elektron sebagai partikel yang bermuatan negatif dalam gerakannya akan bertumbukan dengan molekul-molekul udara sehingga timbul ionisasi berupa ion-ion dan elektron baru. Proses ini akan berjalan terus selama ada arus pada jaringan tegangan tinggi dan akibatnya ion dan elektron akan menjadi berlipat ganda terlebih lagi bila gradien tegangannya cukup tinggi. Udara yang lembab karena adanya pepohon di bawah jaringan tegangan tinggi akan lebih mempercepat terbentuknya pelipatan ion dan elektron yang disebut dengan avalanche. Akibat berlipatgandanya ion dan elektron ini (peristiwa avalanche) akan menimbulkan koronaberupa percikan busur cahaya yang seringkali disertai pula dengan suara mendesis dan bau khusus yang disebut dengan bau ozone. Peristiwa avalanche dan timbulnya korona akibat adanya medan magnet dan medan listrik pada jaringan tegangan tinggi inilah yang sering disamakan dengan radiasi gelombang elektromagnet atau radiasi tegangan tinggi.


Berbahayakah Radiasi Tegangan Tinggi itu?

Secara umum setiap bentuk radiasi gelombang elektromagnet dapat berpengaruh terhadap tubuh manusia. Sel-sel tubuh yang mudah membelah adalah bagian yang paling mudah dipengaruhi oleh radiasi. Tubuh yang sebagian besar berupa molekul air, juga mudah mengalami ionisasi oleh radiasi. Seberapa jauh pengaruhnya terhadap tubuh manusia, tergantung pada batas-batas aman yang diizinkan. Sebagai contoh untuk radiasi nuklir yang aman bagi manusia (untuk pekerja radiasi) adalah dosis di bawah 5000 mili Rem per tahun, sedangkan untuk masyarakat umum adalah 10 % dari harga tersebut. Lantas bagaimanakah dengan batasan aman untuk radiasi tegangan tinggi?


Grafik Sejauh ini batasan aman untuk radiasi tegangan tinggi masih terus diteliti dan para ahli di seluruh dunia masih belum sampai kepada kata sepakat tentang batasan aman tersebut. Penelitian pengaruh radiasi tegangan tinggi sejauh ini baru diketahui akibatnya terhadap binatang percobaan di laboratorium. Radiasi tegangan tinggi (radiasi elektromagnet) ternyata mempengaruhi sifat kekebalan (imun) tikus-tikus percobaan. Apakah radiasi tegangan tinggi juga bersifat cocarcinogenik (merangsang timbulnya kanker), ternyata masih dalam taraf dugaan saja, karena tikus-tikus percobaan yang dikenai radiasi tegangan tinggi tidak ada yang menjadi terserang kanker, walaupun diramalkan kemungkinan terkena kanker dapat meningkat karenanya. Memang terdapat perbedaan antara manusia dan tikus, sehingga penelitian terhadap tikus-tikus tersebut mungkin lain hasilnya terhadap manusia. Walaupun demikian, usaha manusia untuk mengurangi dampak teknologi berupa jaringan interkoneksi dan transmisi tegangan tinggi yang dapat menimbulkan kemungkinan terkena radiasi tegangan tinggi tetap perlu dilakukan, agar diperoleh kepastian mengenai harga batas aman bagi manusia.


Satuan untuk mengukur radiasi tegangan tinggi tidaklah sama dengan satuan untuk radiasi nuklir yang menggunakan satuan REM, singkatan Rontgen Equivalent of Man. Satuan radiasi tegangan tinggi masih menggunakan satuan Weber/meter2, yaitu satuan flux dalam sistem mks. Mengingat bahwa l Weber/m2 sama dengan 104 gauss, sedangkan satuan untuk induksi magnetik telah ditentukan dengan satuan Tesla yang besarnya sama dengan 104 gauss, maka satuan radiasi tegangan tinggi dapat juga menggunakan satuan Tesla yang identik dengan Weber/m2.

Walaupun belum ada kata sepakat untuk menentukan batas aman bagi radiasi tegangan tinggi, namun Amerika Serikat sebagai negara industri yang banyak menggunakan jaringan tegangan tinggi, telah menetapkan batas aman sebesar 0,2 mikro Weber/m2. Sedangkan Rusia (bekas Uni Sovyet) menetapkan batas aman radiasi tegangan tinggi dengan faktor 1000 lebih rendah dari yang telah ditetapkan Amerika Serikat. Adanya perbedaan penetapan batas aman ini disebabkan karena penelitian mengenai dampak radiasi tegangan tinggi terhadap manusia masih belum selesai dan masih terus dilakukan. Hal menarik dari penentuan harga batas aman tersebut adalah bahwa Amerika Serikat yang menetapkan harga batas aman tersebut adalah Radiation Protection Board, sedangkan di Rusia oleh Ministry Of Health (Departemen Kesehatan), sedangkan di Australia oleh Australian Radiation Protection Society (ARPS), suatu lembaga non pemerintah. Lantas bagaimanakah dengan di Indonesia? Siapakah yang akan menetapkan harga batas aman radiasi tegangan tinggi? Apakah BATAN, apakah Departemen Perindustrian, apakah Departemen Kesehatan, apakah Menteri Negara Lingkungan Hidup ataukah pihak PLN sendiri yang banyak berkaitan dengan masalah jaringan tegangan tinggi. Masalah ini kiranya perlu segera ditetapkan, mengingat bahwa PLN masih akan membangun jaringan tegangan tinggi sebagai interkoneksi dan transmisi sepanjang 2000 km. Mudah-mudahan penetapan batas aman radiasi tegangan tinggi di Indonesia berdasarkan pertimbangan yang matang, sehingga masyarakat tidak menjadi takut dan khawatir bila daerahnya akan dilewati jaringan tegangan tinggi. Selain dari itu, penjelasan yang transparan dari pihak PLN kepada masyarakat perlu diberikan, agar program interkoneksi dan transimisi dapat berjalan lancar, sehingga program pembangunan sektor industri dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya yang pada akhirnya kesejahteraan masyarakat diharapkan akan dapat meningkat. Semoga.


Sumber : http://www.elektroindonesia.com/elektro/energi8e.html

Bila rumah anda atau keluarga memang berada di bawah sutet, anda jelas perlu khawatir sekali. Ada efek lain yg belom pernah dibicarakan org selain fakta ilmiah diatas. Jadi hati -hati yah !!! Dan saya mengucapkan terima kasih sama seorang teman yg telah ngasih warning tsb lewat attachment emailnya. Karena saya juga ngga sayang sama anda semuwa, maka fakta itu saya beberkan disini. Mohon ma'af yah bagi semua pihak yg mungkin kurang berkenan, termasuk jajaran petinggi PT PLN Indonesia dan pihak2 lain.Berikut ini adalah gambar dari fakta tsb :

Image hosting by Photobucket
Bagaimanakah nasib orng2 dan rumah dibawahnya ???


Renungan hari ini :

Bila bisa 25% , mengapa musthi 2,5% ????
Tentang hal apakah itu ???Tentu saja tidak lain dan bukan tidak, itulah zakat yg wajib kita keluarkan. Tetapi, sudah berapa banyakkah diri kita melupakan hal tsb ?? Sudah berapa banyakkah yg kita sisihkan dari penghasilan kita ??? atau uang jajan kita ??? Just u'rself 2 know.
Ehemm... sudah seberapa banyakkah kita tahu akan arti pentingnya zakat ?? khususnya kpd sodara-sodara kita kaum yg papa ??? Bahkan ada seorang pecandu narkoba yg menangis trenyuh didepan anak didiknya ( waktu KKN di ndes0 ) saat melihat anak kecil berangkat sekolah tanpa alas kaki dan bersabuk tali Rapia ( tali plastik) demi agar tidak melorot celana-nya. Bahkan baju yg mungkin satu-satunya itupun tdk dapat dikatakan putih lagi. ( The next, si pecandu udah tobat dan ngga mau menghambur2kan uangnya demi kenikmatan diri sendiri saja )
Teruss .... seberapa pentingkah artin duit gopek ( limaratus rupiah ) bagi anda ??? Saya yakin duit itu hanya dipandang sebelah mata oleh anda, taua paling engga jadi simpenan di celengan ayam saja. Tapi, sadarkah kita, jika satu persen saja umat muslim di Indonesia menafkahkanya untuk kaum papa, saya yakin se-yakin-yakin-nya akan ada satu persen pula org miskin ini akan hilang dari tanah air tercinta. Mau bukti ?? silahkan hitung sendiri yaaa .... ( catatan : duitnya dibuat akses produktivitas, bukan hanya dihabisin melulu )

Bila dgn duit segitu saja bisa, kenapa kita musthi mikir-mikir mengeluarkan zakat yg 2,5% dari kekayaan kita ???? kenapa engga 25% ??? toh, kita masih diberi kesempatan dan nikmat buat mencari penggantinya yg 25% diwaktu setelahnya ( semoga ) .... atauuuu .... berapa persenkah umat muslim kita yg sadar dan 'MAU' dengan ikhlas berzakat demi sesamanya ???? atau lagi, sudah terlenakah kita bersama keluarga dan anak-anak kita ?? bersama teman-2 kita ??? dan bersama kebahagiaan yg melingkupi kita sehingga ke-enggan-anpun selalu mampir kpd kita... ?? atuuu, sebegitu pelit dan kikirkah kita sehingga 'sayang' banget ngeluarin duit yg emang jatahnya org lain itu ???? bukankah itu berarti kesadaaran kita masih minim bahwasanya semua apa yg ada di dunia ini hanyalag titipan belaka ???? punya hak apakah kita dibandingkan yg menciptakanya ??? Apa iya sih hal yg kayak begituan kudu diingatkan ??? kudu ada yg nyentil duluan ??? atau kudu ditimpa musibah dulu shg kita bisa sadar ??? ( ups... jangan sampek deh ya ).Bila anda tidak berbahagia dng membahagiakan org lain, sudah sepatutnyalah berinstropeksi diri, sudah bersihkah hati kita dari noda ???? ( yg terkadang tanpa sadar sudah melekat di diri kita ).
Berinfaklah sebelum kamu di infaq'i, haaaa ..... yyuuukkk .... !!!!

16 March 2006

Waadduuww ... mulutmu dan mulut kita !!!



Konon, ada suatu cerita yg patutlah kita renungkan dan benar- benar kita perhatikan. Cerita ini sebenernya sederhana, karena menyangkut alat lisan sebagai jalur komunikasi utama mahluk manusia sebagai mahluk yg dari sononya bersifat sosial. Udah siap bantalnya kan ??? .... zzzzz... Ceritanya sih beginuu :


Pada suatu saat yg entah, ada seseorang bernama Fulan. Dia ini selama hidupnya di dunia begitu rajin beribadah dgn harapan buanyak banget pahala yg akan dipanen saat akan meninggal besok. Si Fulan itu juga rajin banget bersosialisasi dengan masyarakat dan termasuk orang yg pandai berbicara.

Pada suatu saat pula, si Fulanpun meninggal dan sampailah saatnya dia dihitung amalnya selama hayat. Setelah melalui proses perhitungan yg super hebat ( karena menggunakan kalkulator yg super pula ) akhirnya di dapatlah hasil akhir yang membuat si Fulan girang, yaitu amalanya begitu banyaknya sehingga dia dipersilahkan menuju pintu surga.


Fulan-pun melonjak- lonjak kayak anak kecil, bahkan bersiul- siul riang mendendangkan lagu " Naek... naek.. ke puncak gunung .... uuhhuuyy.... " Taappiiii tiba- tiba ada yg meneriakinya .... " hhoopp... stop.. stop.. berhenti... ffreezzee !!!! pprriiiitt ...." dan si Fulan pun heran.
Terjadilah percakapan sbb :



Fulan : " Lhoh, mister !!! saya kan udah dapet tiket buat ke surga , kenapa di stop ??? "

Penjaga :" Eeeitts ... ntar dulu dunks !!! enak aja ..... elu punya tiket tapi kan yg ngijinin masuk gue !!! "

Fulan :" Emang ada apa sih Mister ??? Daku salah apa ??? "

Penjaga : " Tengokin tuh kepala elu ke kanan dan kiri !!! "


**** Fulan melihat banyak manusia lain yg pernah dia kenal sedang memandanginya dg aneh !! ***


Fulan : " HHHaaiii ssemuuwaa .... !!!! iya deh .... gw antri !!! "

Penjaga : " Lhah, antri gundulmu kuwi .... itu orang lagi pada nungguin kamu taaauuuu .... "

Fulan : " Emang knp mereka nungguin aku ??? emang punya utang yah ??? kok nagihnya disini sih ??? "

Penjaga :" GGrrrrr !!! ( tampang serem krn gemes!! ) .... biarlah mereka yg bicara sendiri ama elu .... ayoook.... mulai dari kanan nomer satu... ngomonglah !!! "


**** Satu persatu mereka pd ngomong sampe si fulan terlongong- longong. Bagaimana tidak, rata-rata mereka berkeluh kesah bhw si fulan selalu membicarakan mereka tanpa sepengetahuan mereka alias ngomong dibelakang. Bahkan scr tdk langsung, si Fulan banyak membeber aib mereka di depan org lain. *****


Penjaga : " Tuh kan, udah denger sendiri .... "

Fulan : " Trus gimana dongg mister ??? help me pliisss ..."



Selanjutnya Penjaga pintu tadi nyeret si Fulan buat dikalkulasi lagi. Pahala yg banyak tadi dibagi- bagikan ke orang- orang yg terzalimi oleh fulan tanpa si fulan bisa berbuat apa- apa. Tanpa terasa, pahala yg menggunung tadi terkikis sedikit demi sedikit sampe akhirnya habis, padahal orang- orang tadi masih ada yg tersisa. Mr Penjaga pintu kemudian mulai menghitung dosa orang yg tersisa tadi dan setelah terkumpul, dosa-dosa org yg terzalimi itu dialih kuasakan kpd si Fulan tanpa materai satupun, apalagi cap jempol kaki.

Ending : Akhirnya si Fulan ditransfer ke neraka jahanam dan org-org yg terzalimi olehnya itu justru mendapatkan doorprize pahalanya si Fulan. ( Btw, biaya transfer sapa yg nanggung ??? )


Renungan hari ini :

Sebagai sesama manusia dan khususnya antara muslim, bukankah muslim yg satu dgn yg lainya adalah bagaikan sodara ??? Jadi jangan di omongin belakang dunks, palagi bergosip ria !!! Kalo emang ada aib di sodara kita, yg please jangan dibongkar semata-mata, palagi ditunjukkan ke org lain. Tutuplah aib itu baik- baik dan mari kita perbaiki bersama aib itu agar jalinan ukhuwahnya semakin lengket serta dilapangkan jalan menuju ke segalanya dgn penuh berkah dan ridho-Nya. Semoga kita selalu diberikan kemudahan dlm kebaikan, Amin !!!

Seperti kita tahu, segalanya di dunia ini diciptakan secara berpasangan, ada wanita & pria, ada air & api, ada atas & bawah, dsb. demikian juga mulut kita, selain berfungsi untuk berbicara, bukankah fungsi mulut yg lainya ialah untuk "DIAM" ??? Marilah kita berlaku adil thd mulut kita sendiri, take care !!!

Bisa kita bayanginlah yaw.... bagaimana perasaan kita saat digosipin, atau diomongin secara sembunyi tangan ??? bukankah itu teramat sangat dekat dg fitnah juga ?? Kira- kira org yg difitnah itu bakal rela pa ngga ??? Jadi jangan salahkan daku kalo org yg difitnah itu termasuk org yg terzalimi. Bukankah hak-nya org yg dizalimi untuk meminta per-adilan ???

Emang enak kayak si Fulan ??? Cuman di iming-iming dan dikasih kesempatan lihat pintunya surga tanpa bisa masuk kesana ???
Hhhmm... ngintip dikit yukkkk !! boleh ngga ??? hehhehe ....

12 March 2006

Diantara Pilihan, Kesempatan, dan Kehilangan



Terus terang ajah, ketiga hal diatas masih belum saya mengerti betul dan betul-2 belum saya mengerti. Secara pemikiran saya ialah :

Di dalam kehidupan kita yg masih manusia ini, tentu saja kita selalu dihadapkan kpd banyaknya segala hal yg mampir maupun terlintas di depan kepala kita. Aku tahu, kita punya pepatah "Hidup adalah pilihan", tapi dengan begitu banyaknya pilihan yg ada serta serba terbatasnya kapasitas otak untuk memikirkan semuanya, tentu saja pilihan-2 tersebut terkadang membuat kita bingung sebingung- bingungnya atau justru ngga merasa bahwa sebenarnya kita dihadapkan kpd bbrp pilihan. Pertanyaan-nya ialah : Sadarkah kita bahwa semua yg ada adlh pilihan kita ??? Tahukah kita bahwa terkadang ada banyk alternatip pilihan lain di khdpan kita ??? Sudah tepatkah apa yg kita ambil di depan kepala kita ??? atau efek apa sajakah ( dari pilihan2 ) yg bisa mempengaruhi kehidupan kita, baik itu jangka pendek maupun jangka panjangnya ??? Aaahh ... terkadang saya malah seneng bisa jadi orang yg engga banyak pikiran, orang yg bisa mikir sederhana saja, yg ngga macem-macem dan engga ada dugaan yg bercabang- cabang. Alangkah indahnya hidup jika kita bisa memilih segala hal dengan sesederhana mungkin ( terkadang kebahagiaan justru datang dari kesederhanaan ). Bila kita terlalu memikirkan banyak hal tentang apa yg akan kita ambil, atau akan kita lakukan, apa bukanya malah kita banyak kehilangan waktu dan resource sehingga tanpa sadar kita hanya bisa mikir tanpa aksi. Istilah keren-nya sih "Not just talk, not just things, but act !! ". Mungkin bila sesuatu itu terlalu direnungkan dan dipikirkan terus juga mempunyai efek yg ngga baik yah ???? sebab tentu saja, walaupun keputusan yg diambil bisa sangat matang, tapi ada juga kemungkinan malah ngga ada keputusan sama sekali yg didapat. Jadi mengambil keputusan dengan suatu resiko adalah lebih baik drpd ngga diambilnya suatu keputusan sam sekali, bukankah resiko yg akan terjadi ( mungkin ) bisa diprediksi dan dicegah atau diambil suatu tindakan penanganan-nya ???


Ada juga sih satu sikap yg nyebelin tapi toh kita terkadang mengalaminya juga, yaitu sikap ragu-ragu. Disaat ragu-ragu menghampiri, bukankah sikap seperti paragraf sebelumnya sangat mungkin kita lakukan ??? Yaitu sikap mikir dan mikir serta mikirr terroosss .... !!!! Kapan finishnya dunks ?? Ada sih pepatah yg ada benernya juga : "Bila kita sedang ada dalam keraguan ttg suatu hal, sebenernya kita sudah berkata tidak dlm hal tsb " Let's thinking !!!


Yang jadi masalah dalam bab ini ialah jika kita dihadapkan pada suatu pilihan yg krusial dan sangat berefek di kehidupan kita, bagaimana dunks ??? Misalnya ialah jika kita sedang mencari pasangan hidup, kebetulan ada beberapa orang2 yg hadir dikehidupan kita ,nngg... mungkin dpat dikatakan calon-nya calon ( mudeng kann ?? ). Bagaimanakah kita menyikapi bahwa seseorang tsb adalah pilihan kita ??? atau justru itu suatu kesempatan yg memang kudunya kita ambil yg telah Allah tunjukkan ???? atau justru yg di-Atas memang sedang memberikan kita ujian/cobaan, godaan, ataukah sekedar pilihan saja ???? atau bahkan berkah buat kita ????


Coba deh kita runut atu-satu yah ???
1 >> Bila seseorang itu memberikan dampak yg baik, menambah teguh prinsip2 kehidupan kita sebelumnya, trus juga menambah kenyamanan dan ketenangan hidup, lebih bisa membuka wawasan serta tidak adanya beban batin yg macem2 tapi malah menambah iman ,tentu bisa dipastikan org tsb adalah sebuah pilihan alternatip yg merupakan kandidat kuat walopun kriteria lain ngga kalah banyaknya. Bahkan orang tsb dpat diikategorikan sebagai "kesempatan" yg datang kpd kita. Jadi kalo dilewatkan ya rugi dunks !!! ntar nyesel lhooo !!! Jadi tipe yg begituan sih menurutku perlu diperjuangkan se-semangat 45 mungkin !!! Ingat, ngga ada yg sia-sia dari yg namanya perjuangan, asalkan msh dlm tata aturan dan norma yg ada kan ??? Toh jika memang dihadpkan kpd lebih dari satu kandidat kuat, semilih-milihnya kita kalo acak juga tetp dapet yg bagus & seppp .... hehhe... tul ngga ??? Lebih baik jangan bicarakan masalah 'jatuh hati' dulu ( walo itupun penting ), toh 'tresno jalaran soko kulino' ... termasuk cinta, bila cinta bisa hadir, bisa tumbuh, bisa berkembang,but sesuai fitrah alam, sesuatu yg tumbuh itu kan pasti bisa layu dan mati ??? atau ada sesuatu yg lebih menarik, yaitu konon cinta bisa dihadirkan dan ditumbuhkan dengan sendirinya maupun make kode genetik dan macem2 cara lain.... ( asalkan bukan caranya mbah dukun !!! ).Asalkan sang 'hati' sudah tersentuh, toh ngga bakalan kemana deh ntar !!!!! wwaaooww ... seseorang yg penuhh berkah dan ridho buat kita memang barang langka ..... take it ! take it!!!
Eh, hati-hati juga ya !! Memilih pasangan hidup kan hal yg seurius poll, jadi ngga ada salahnya pilih-2 dan bukan tergantung ama napsu aja ( misal fisik yg yahud ). Bila kita sedang dlm tarap penjajakan, seseorang yg normal pasti (terkadang) pengen tahu bener spt apa sih calon pasangan kita, trus dia tentu akan melakukan riset atau test kecil2an ... dan kebanyakan org ngga tahu kalo sedang di test oleh sang calon-nya dia ( sssttt ... !!! ). Mangkanya jangan cegek dan antipati dulu kalo calon kita berbuat yg ngga ngenak atau sengaja melakukan sesuatu yg kurang baik, sebab jika saya yg sedang jadi lakon, tentu saya juga pengen tahu sikap apakah yg akan diambil calon kita jika saya begini, jika saya begitu dst. Termasuk juga, akankah si calon kita itu mau mengingatkan kita ?? saling mengingatkan, saling memberi dan menerima dg lapang dada kan baik to ??? Salah ngga kayak gitu ???
2 >> Bila seseorang yg hadir itu selalu membikin kita tidak tenang ( walopun nyaman dan hepi2 saja ), hati kebat kebit ngga keruan, kepala buat mikir tuh ngga njenak rasanya, palagi sampe ngga doyan makan dan minum, lupa pd hal2 yg biasa kita lakukan, atau justru malah sampai dengan mengubah kebiasan dan perangai/sifat kita ( walaupun itu ke arah yg baik ) maka sebenernya kalo boleh saya kategorikan seseorang tsb adalah sebagai godaan semata. Soalnya kalo kita berubahpun, itu bukan diri kita sebenernya, sekedr topeng yg mengatas namakan hatimu padanya !!! Kita harus waspada dan hati- hati banget deh ya !!! Sebab hal-2 yg demikian sungguh membuat kita terlena dan itu idem dengan tdk sadarkan diri, atau jelek-jeleknya ya dpt dikatakan sdg "mabokkk...". Kita tahu sendirilah, yg namanya org ngga sadar itu perbuatanya diragukan pertanggungjawaban-nya, hehhehe ... namnaya juga lagi mabokkk !!! toh kalo dia sadar juga nantinya cengar cengir doang ........
3.>>
Bila kita sudah memilih seseorang, kemudian kita dihadapkan pada maslh tanggung jawab baik itu konsistensi, konswekensi, dan segala hl ttg 'sudah jatuhnya' pilihan kita, kemudian ternyata ada banyak masalah, banyak aral, banyak hal-hal yg meragukan atau jg ruwet, maka bersabarlah, bahwa seseorang itu dan semuanya ttg dia bisa dikatergorikan sebagai "cobaan" bagi kita. Yakin aja deh, bahwa pilihan kita itu adlah konsistensi kita. Toh, setiap hasil itu kudu melalui banyak proses yg mungkin tidak semudah yg kita bayangkan. Yg pasti sih kudu sama-2 sadar bahwa proses menuju persatuan dan kesatuan itu memang tidak gampang, palagi ttg 2 budaya seseorang. Setuju ???? Toh, bila sudah menikah bertahun- tahunpun nanti ttp ada banyak kejutan yg ngga kita sangka ttg pasangan kita.... !
Trus lagi, ada sesuatu yg masih mengganjal di hati. Mungkin anda semua pernah merasakan kali ya ??? yaitu kita merasakan suatu kehilangan disaat sesuatu atau seseorang itu baru lenyap dari hdpan kita, padahal sebelumnya saat dia ada sih kita biasa- biasa ,baik- baik saja, dan wajar sewajar-wajarnya. Bagaimana yah biar kita ngga kejadian kayak gitu ???

Perumpamaan ttg pasangan hidup diatas hanyalah suatu contoh, yg notabene masih banyak lagi hal/kejadian/segmen lain yg terjadi semasa kehidupan kita. Semoga sajalah kita diberikan yg terbaik buat kita yg tentu saja terbaik menurut ukuran dan pilihan-Nya kpd kita.
Oh,iya. Satu lagi, ma'ap yah ... saya bukan dlm kondisi menyinggung seseorang atau bergelintir orang, tapi sekedar merenung dan ngelamun di hari minggu yg ngga naek delman istimewa.... terutama sih buat mengingatkan diri sendiri ... hhmm... bicara itu memang mudah, tapi melakukanpun harusnya lebih mudah karena dgn berucap berarti kita pernah memikirkanya !!!